28 March 2018

Solusi Router Yang Tidak Memiliki IP Publik

gambar ilustrasi Malem-malem jam 01:22 pagi saya masih standby, ga bisa tidur. Dari pada ga ada kerjaan, jadi saya memutuskan untuk mem... thumbnail 1 summary
gambar ilustrasi
Malem-malem jam 01:22 pagi saya masih standby, ga bisa tidur. Dari pada ga ada kerjaan, jadi saya memutuskan untuk membuat tulisan ini. Sekedar untuk sharing saja ke rekan-rekan semua yang mungkin memiliki permasalahan yang sama.

Oke, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial serta gambaran GIMANA CARA AKSES PERANGKAT KITA (MikroTik, TP-Link, Tenda, OpenWRT, DDWRT, dll) YANG TIDAK DIBERIKAN IP PUBLIK OLEH ISP. Kasus seperti ini banyak sekali ditemukan, terutama pada rekan-rekan yang berlangganan internet ke orang lain (konsep RT/RW NET) dan pastinya hanya akan diberikan IP private saja. Sedangkan kita berkeinginan untuk bisa memonitoring jaringan kita yang ada dirumah.

Permasalahan ini muncul ketika saya berhenti berlangganan IndiHome Telkom dan beralih ke Biznet, dimana IP yang saya terima adalah IP Private Dynamic (ga bisa buat remote dari luar jaringan/internet). Alhasil ketika ada trouble di jaringan utama dan posisi saya sedang diluar, saya hanya bisa meminta orang dirumah untuk menyalakan komputer dan saya akses dengan Team Viewer. Akan tetapi hal seperti ini kurang efektif menurut saya.

Untuk memecahkan masalah tersebut, saya memperoleh informasi bahwa dapat meminjam jalur VPN secara gratis ataupun berbayar untuk mengakses jaringan lokal saya dari internet. Saat ini saya menggunakan jasa Tunnel VPN milik Kang Arie (Arie Wijayanto) dan saya merasa sangat tertolong karena sudah dapat mengakses jaringan lokal saya kembali Tanpa Harus Memiliki IP Publik (Saya disini bukan mau promosi ya... :-D).

Hosting Unlimited Indonesia
Nah... untuk rekan-rekan disini yang membutuhkan fasilitas ini bisa langsung sign up aja , link nya ada di bawah ini :


Dan rekan-rekan juga jangan khawatir gimana caranya setting maupun konfigurasi pada perangkat kita, kang arie juga sudah membuatkan tutorialnya secara runtut asalkan menyimak dengan seksama. Kalau rekan-rekan gagal terkoneksi mungkin karena ada kesalahan saat konfigurasi, makanya saya bilang sebelumnya agar menyimak dengan seksama. Buat tutorialnya rekan-rekan dapat melihatnya pada link dibawah ini :

DAN

Untuk tulisan saya yang terakhir, saya akan memberikan sedikit ulasan saya saat menggunakan VPN tersebut. Kang Arie memberikan 2 penawaran, yaitu tunnel gratis lewat server US dan tunnel berbayar lewat server lokal (ID & SG). Untungnya ada free trial 2 hari untuk server lokal, jadi saya bisa sedikit membandingkan perbedaan performa dari kedua penawaran tersebut.

Hasil test ping ke server kang arie lewat server lokal (ID & SG)
klik gambar untuk memperjelas keterangan
Hasil test ping ke server kang arie lewat server US
klik gambar untuk memperjelas keterangan
Dari hasil diatas rekan-rekan disini juga pasti sudah bisa menyimpulkan mana yang memiliki respon time terbaik. Kalau saya pribadi terkadang cukup sulit untuk remote mikrotik saya melalui server US, bahkan terkadang juga gagal dimuat. Tetapi kembali lagi kepada kebutuhan masing-masing juga sebenarnya... kalau cuma untuk remote mikrotiknya aja mungkin yang tunnel gratis (server US) sudah cukup, akan tetapi jika rekan-rekan mau mengakses perangkat yang ada di belakang NAT mikrotik sebaiknya menggunakan server lokal (ID & SG).

Pada kesempatan selanjutnya saya akan memberikan tutorial serta ulasan mengenai bagaimana mengakses perangkat yang berada dibelakang mikrotik dengan memanfaatkan tunnel dari kang arie.

No comments

Post a Comment