Review Tembak Wifi.id Dengan Antena Grid

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberikan review, testimoni, dan tips untuk menembak sinyal Wi-Fi, terutama @wifi.id atau wifi corner milik telkom. Untuk peralatan tempur yang digunakan saya menggunakan :
  1. Antena Grid 2.4 GHz merek sudah hilang, kalau tidak salah merek kenbotong.
  2. Access Point TL-WA5110G fw Ubiquiti. Untuk review WA5110G klik DISINI.
  3. Kabel Vascolink 20 meter.
Agar AP tahan terhadap cuaca saya masukan kedalam box plastik yang biasanya banyak dijual di toko elektronik ukuran X6 (18cm x 11 cm)

Lebih bagus lagi jika bagian luar box di cat warna putih agar sinar matahari dapat dipantulkan lagi, tidak meresap kedalam box tersebut.

Bagi rekan-rekan yang belum tahu bentuk dari antena grid, saya sertakan gambarnya di bawah ini :

Kedua peralatan tersebut saya pasang di tower sederhana saya, tersusun dari 3 buah pipa galvanis (2", 1 1/2", 1 1/4 ") yang memiliki ketinggian kurang lebih 16 meter, saya sertakan gambarnya di bawah ini :

Maaf kalau gambarnya kurang jelas hehehe...
Maklum, itu foto diambil akhir tahun 2016 lalu.

Jika diukur menggunakan google earth, jarak dari tower saya ke antena outdoor yang berada di GOR Satria Purwokerto, jaraknya sekitar 572 meter, dengan keadaan geografis yang menurun. Sangat bagus sekali jika ingin menembak suatu pemancar wifi outdoor. Ditambah lagi tidak adanya bangunan tinggi yang menghalangi, hambatan yang ada hanyalah beberapa pepohonan rimbun yang ada di sekitar pinggir GOR.

Masuk ke bagian pengujian, perhatikan gambar yang saya berikan di bawah ini :

Dari gambar yang saya sertakan di atas, saya sedang melakukan uji coba men-download beberapa file, tepatnya itu sebuah game berukuran besar yang saya limit, dan drama korea (pesanan bebeb).  Diperoleh hasil yang cukup memuaskan dan juga stabil. Hanya ada 1 buah file yang download-nya di bawah 100 KBps, itu karena lokasi server file tersebut yang kurang sip digunakan di jalur telkom, akan tetapi perhatikan file yang lainya. Kecepatanya lebih dari 200 KBps semua.

Perhatikan bagian paling kiri gambar diatas, Saya melakukan pemantauan dengan mengirimkan paket PING ke 8.8.8.8 dan diperoleh time interval di 3 digit angka, Saya rasa itu hal yang masih dapat ditoleransi mengingat bandwidth yang di transmisikan kurang lebih sebesar 1.4 MegaByte/second (perhatikan gambar pojok kiri bawah), pada kolom tersebut menunjukan 14.62% dari 100Mbps.

Sekarang anda perhatikan bagian interface WA5110G saya (fw NS2). Jika diperhatikan, kualitas koneksi saya sangat baik, dengan nilai CCQ sebesar 100%, ditambah dengan kekuatan sinyal saya yang mencapai -44. Perhatikan pula TX/RX Rate nya, cukup untuk dapat mentransmisikan bandwidth 10 Mbps dengan lancar.

Sebagai tambahan power WA5110G saya setting full, yaitu 26 dBm. dengan polarisasi vertikal pada antena grid yang saya gunakan. Bagi rekan-rekan yang belum paham polarisasi horisontal dan vertikal pada antena grid, dapat membaca postingan saya sebelumnya DISINI.

Kesalahan yang sering terjadi oleh rekan-rekan yang masih baru dalam hal wireless, terutama sinyal Wi-Fi, dalam melakukan eksekusi suatu sinyal, tidak memperhatikan faktor-faktor sekitar yang dapat mempengaruhi kualitas sinyal tersebut, seperti :
  1. Interferensi sinyal lain
  2. Kontur geografis
  3. Posisi antena pemancar
  4. Tidak memenuhi syarat LOS sinyal
  5.  Polarisasi yang digunakan tidak sama
  6. Jarak tempuh dan power radio
Bagi rekan-rekan yang hendak menembak sinyal wifi.id, sebaiknya perhatikan ke-6 faktor yang saya sebutkan diatas. Untuk wifi.id pada umumnya yang tidak dalam keadaan LOS, jarak tembak maksimalnya sekitar 100-150 meter, untuk yang cukup LOS seperti keadaan saya sekitar 300-700 meter, tergantung dari kualitas alat dan antena yang digunakan. Lakukan survey juga ke sumber sinyal wifi.id yang jadi target, bila perlu simpan MAC address alat pemancarnya, untuk mempermudah kita dalam menyeleksi sinyal wifi.id yang nantinya muncul saat di scan. Perhatikan juga polarisasi yang diterapkan pada sumber wifi, apakah menggunakan polarisasi vertikal, atau horisontal.
Test download dari google drive

Kurang lebih itu saja yang saat ini dapat saya bagikan kepada rekan-rekan semua. Jika ada pertanyaan, dapat mengisi kolom komentar di bawah, atau juga dapat mempostingnya di fans page blog saya di facebook.


SEMOGA BERMANFAAT

6 Komentar untuk "Review Tembak Wifi.id Dengan Antena Grid"

om , pertanyaan saya knp gak menggunakan TLl-WA5210 nya ?

Wah, matanye jeli juga ya. Bisa tau ada 5210G di tower.
Alasan saya ga pake 5210G karena :
1. 5210G buat nyebar koneksi ke client saya.
2. Saya test, lebih bagusan 5110G + grid dari segi kualitas sinyal maupun kecepatan yg di dapat.
3. Saya susah pointing 5210G nya, ga bisa dpet sinyal yg paling maksimal kya 5110G + grid. Mentok di kisaran -58 smpe -70. Jadi kualitas link nya ga bagus.

Cara mengetahui polaritas vertikal dan horizontal @wifi.id gimana ya mas?

Bisa datengin lokasi sumber sinyal @wifi.id nya mas. Itu cara paling akurat. Klo dirasa lokasinya jauh dan ga tau ada dimana, bisa mengganti polarisasi dari antena grid kita. Tinggal monitor kuat sinyal terbesar saat menggunakan polarisasi vertikal atau horisontal.

Untuk jarak 20km bisa apa nggk ya kang...

Kalau buat nembak @wifi.id secara langsung, saya jamin 100% gagal total. Bahkan sinyalnya tidak akan terditeksi.
Tapi jika di buatkan topologi point to point, ada kemungkinan bisa terhubung mas. Bisa cek postingan saya mengenai point to point disini:
https://www.ipras-net.top/2016/02/point-to-point-wireless-mikrotik.html

Back To Top